2 Juli 2026 Hiburan 0 Views

Viral Video Kisah Siswa Sekolah Rakyat saat Peringatan Hari Bhayangkara ke-80

Video viral tentang kisah siswa Sekolah Rakyat, M. Fikri Ibrahim, menjadi sorotan dalam upacara dan syukuran Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 di Lapangan Nagara Janottama, Satlat Brimob Korbrimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Fikri, bocah berusia enam tahun yang bersekolah di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 4 Sumedang, mengalami perubahan besar dalam hidupnya setelah bergabung dengan program Sekolah Rakyat gagasan Presiden Prabowo Subianto.

Kisah Fikri yang Menyentuh Hati

Fikri sebelumnya terpaksa mengais sampah dan mencari botol-botol bekas untuk menyambung hidupnya. Namun, semenjak masuk Sekolah Rakyat, hidup Fikri berubah drastis. Dia kini memakai seragam yang bersih, makan teratur dan bergizi, serta berada di lingkungan yang jauh lebih baik dengan pendampingan guru dan tenaga kependidikan.

Apa yang Terjadi dalam Upacara Hari Bhayangkara?

Dalam kegiatan bertajuk “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa masalah kemiskinan masih menjadi tantangan besar di Indonesia. “Rakyat kita masih menderita kemiskinan dan kemiskinan ini adalah akibat langsung dari korupsi, dari penyedupan, dan dari kegiatan-kegiatan ekonomi ilegal,” kata dia didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Mengapa Program Sekolah Rakyat Penting?

Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu upaya untuk memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi. Fikri adalah contoh nyata bahwa pendidikan bisa menjadi jalan untuk mengubah hidup seseorang. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa hukum harus ditegakkan dalam penyimpangan-penyimpangan tersebut, tidak ada pandang bulu, hukum harus dihormati dan dihargai serta menjadi pelindung masyarakat.

Apa Artinya Ini bagi Masyarakat?

Kisah Fikri dan program Sekolah Rakyat menunjukkan bahwa masih banyak anak-anak dari keluarga miskin yang membutuhkan akses pendidikan. Dengan adanya program ini, diharapkan dapat membantu memutus mata rantai kemiskinan dan memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul berterima kasih atas dedikasi kepolisian, yang salah satunya banyak membantu di lapangan bersama TNI. “Utamanya dalam rangka penguatan kedisiplinan siswa Sekolah Rakyat,” ujar dia.

Dengan demikian, upacara dan syukuran Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan dan upaya memutus mata rantai kemiskinan. Dengan kerja sama antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat, diharapkan dapat menciptakan perubahan positif bagi anak-anak Indonesia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://nasional.tempo.co/read/2111375/video-kisah-siswa-sekolah-rakyat-diputarsaat-kegiatan-peringatan-hari-bhayangkara-ke-80, without altering the facts of the original article.

Tags:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *