9 Juli 2026 Hukum 0 Views

Tewas di Tahanan, Keluarga Minta Keadilan untuk Kasus di Rutan Polres Serang

Seorang tahanan tindak pidana pencurian meninggal di dalam rumah tahanan (Rutan) Polres Serang, Banten, Jawa Barat. Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Serang, Ajun Komisaris Andi Kurniady Eka Setyabudi, tahanan tersebut diduga kuat meninggal akibat serangan jantung saat dievakuasi ke klinik. Kasus ini kini menjadi sorotan, terutama setelah keluarga korban meminta keadilan.

Kronologi Kejadian

Pada hari Selasa, tersangka AN sempat mengeluhkan rasa sakit kepada petugas jaga. Merespons keluhan tersebut, tim Seksi Kedokteran dan Kesehatan Polres Serang memberikan penanganan medis awal dan memberikan obat-obatan yang diperlukan. AN jatuh sakit bertepatan dengan jadwal kunjungan atau besuk tahanan. Almarhum AN pun sempat bertemu dan berinteraksi secara langsung dengan pihak keluarganya.

Di sela-sela pertemuan itu, AN kembali mengeluh sakit dan meminta bantuan petugas. Petugas rutan kemudian mengevakuasi AN menuju klinik terdekat di sekitar lingkungan Polres Serang. Namun, sekitar 15 menit setelah mendapatkan penanganan di klinik, tim medis menyatakan AN meninggal akibat mengalami henti jantung.

Penanganan Polisi dan Autopsi

Andi memastikan kepolisian telah menempuh prosedur visum et repertum untuk memastikan penyebab kematian. Dari hasil visum luar, tim medis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan, patah tulang, maupun luka lebam pada tubuh almarhum. Namun, tim medis menemukan adanya indikasi klinis serangan jantung, yang ditandai dengan pembuluh darah di mata yang berdarah serta keluarnya cairan dari alat kelamin.

Personel Polres Serang juga berkoordinasi dengan keluarga korban untuk melakukan tindakan autopsi menyeluruh terhadap jenazah. Namun, menurut kepolisian, pihak keluarga menolak dengan alasan jenazah akan segera dibawa pulang untuk proses pemakaman. Polisi pun melakukan pendampingan serta pengawalan dalam proses pemulangan jenazah dari Serang menuju kampung halaman AN di daerah Pesawaran, Lampung.

Mengapa Kasus Ini Penting?

Kematian tahanan di Rutan Polres Serang ini menimbulkan pertanyaan tentang keamanan dan penanganan kesehatan di dalam rutan. Kasus ini juga menyoroti pentingnya pengawasan dan perawatan yang memadai terhadap tahanan. Keluarga korban yang meminta keadilan juga menyuarakan hak-hak mereka untuk mengetahui penyebab kematian AN dan memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kematian AN di Rutan Polres Serang menjadi catatan penting bagi kepolisian dan lembaga pemasyarakatan untuk meningkatkan kualitas layanan dan keamanan di dalam rutan. Kasus ini juga menjadi pengingat bahwa keadilan dan perlindungan hak asasi manusia harus menjadi prioritas utama dalam setiap proses hukum. Keluarga korban dan masyarakat luas menantikan langkah-langkah konkret untuk mencegah kejadian serupa di masa depan dan memastikan bahwa keadilan ditegakkan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://metro.tempo.co/read/2112615/tahanan-meninggal-di-rutan-polres-serang, without altering the facts of the original article.

Tags:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *