4 Juli 2026 Ekonomi 0 Views

Sensus Ekonomi 2026: PNM Mekaar Jadi Fokus, Mengukur Peran Perempuan

Sensus Ekonomi 2026 menjadi sorotan utama dalam upaya memotret kontribusi nyata perempuan pengusaha ultra mikro dalam struktur ekonomi nasional. Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) resmi menggelar Kick Off Kolaborasi dalam rangka Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) dengan tema “Bersama Perempuan Berdaya Membangun Ekonomi Indonesia”.

Fokus pada PNM Mekaar

Kegiatan ini menjadi langkah awal kolaborasi tiga lembaga untuk memotret kontribusi nyata perempuan pengusaha ultra mikro dalam struktur ekonomi nasional, sekaligus memperkuat arah kebijakan pemberdayaan perempuan ke depan. Berdasarkan data BPS, tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan Indonesia kini mencapai sekitar 56 persen, dengan sekitar 32 persen di antaranya berstatus sebagai pengusaha.

Apa yang Terjadi?

Sensus Ekonomi 2026 sendiri merupakan sensus ekonomi kelima yang diselenggarakan BPS setiap sepuluh tahun sekali, dan akan berlangsung mulai Mei hingga Agustus 2026 di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Kolaborasi dengan Kemen PPPA dan PNM dalam kick off ini dinilai strategis karena menyasar langsung basis nasabah PNM Mekaar, yang mayoritas adalah perempuan pengusaha ultra mikro di berbagai pelosok daerah.

Mengapa dan Dampak

Melalui data yang akurat dan aktual dari sensus ini, ketiga lembaga berharap dapat menyusun kebijakan pemberdayaan ekonomi perempuan yang lebih tepat sasaran di masa mendatang. Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi memberikan apresiasi kepada para nasabah PNM, menyatakan bahwa Ibu-Ibu Mekaar merupakan pahlawan yang telah memberikan kontribusi terbaik dalam menopang dan menguatkan kehidupan keluarganya.

Dengan kolaborasi ini, BPS, Kemen PPPA, dan PNM berkomitmen memastikan data Sensus Ekonomi 2026 benar-benar merepresentasikan kontribusi perempuan pengusaha ultra mikro di seluruh Indonesia, sehingga kebijakan pemberdayaan yang lahir setelahnya semakin akurat, inklusif, dan berpihak pada perempuan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kedepannya, upaya pemberdayaan perempuan melalui program-program seperti PNM Mekaar diharapkan terus meningkat dan menjadi contoh nyata peran perempuan dalam pembangunan ekonomi nasional. Dengan demikian, diharapkan perempuan Indonesia semakin berdaya dan mandiri secara ekonomi.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://bisnis.tempo.co/read/2111769/sensus-ekonomi-2026-sasar-nasabah-pnm-mekaar-petakan-peran-perempuan-dalam-perekonomian, without altering the facts of the original article.

Tags:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *