3 Juli 2026 Internasional 0 Views

Presiden Belarus Bakal Bikin Usaha Patungan di RI, Apa Dampaknya?

Presiden Belarus Alexander Lukashenko menyatakan negaranya siap memperluas kerja sama dengan Indonesia melalui pembangunan perusahaan patungan (joint venture) hingga lokalisasi pabrik di dalam negeri. Hal ini disampaikan Lukashenko usai pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7). Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan hubungan ekonomi antara kedua negara.

Kunjungan Kenegaraan dan Kerja Sama Ekonomi

Kunjungan kenegaraan Lukashenko ke Indonesia menjadi bagian dari upaya kedua negara memperkuat hubungan ekonomi yang belakangan semakin intensif. Sebelumnya, Indonesia dan Belarus juga menyepakati penyusunan roadmap kerja sama 2026-2030 yang mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari perdagangan, investasi, ketahanan pangan, mekanisasi pertanian, hingga transfer teknologi.

Lukashenko mengatakan hubungan Indonesia dan Belarus ke depan tak cukup hanya mengandalkan perdagangan barang. Ia menilai kedua negara perlu memperluas kerja sama melalui pertukaran teknologi dan pengembangan industri bersama. “Yang paling penting adalah, di dalam volume perdagangan yang ada tersebut, juga masih diperlukan adanya pertukaran teknologi, yaitu teknologi yang saling kita perlukan,” ujarnya.

Meningkatkan Kemandirian Industri

Menurut Lukashenko, Indonesia saat ini tengah melakukan diversifikasi kerja sama dengan berbagai negara agar tidak bergantung pada satu atau dua mitra utama. Langkah tersebut sejalan dengan upaya Indonesia memperkuat kemandirian industri dan meningkatkan kemampuan memproduksi berbagai kebutuhan di dalam negeri menggunakan teknologi sendiri. “Anda ingin agar Indonesia, sebagai suatu negara besar, secara maksimum dapat memproduksi kebutuhannya sendiri menggunakan teknologi sendiri. Itulah arti dari sebuah kemandirian,” ujarnya.

Penawaran Investasi dan Teknologi

Selain membuka peluang investasi bersama, Belarus juga menawarkan perluasan kerja sama di sektor pertanian melalui peningkatan pasokan pupuk, alat dan mesin pertanian (alsintan), serta teknologi pertanian. Lukashenko mengatakan Prabowo juga menunjukkan ketertarikan terhadap sejumlah industri strategis Belarus yang berbasis di Minsk, termasuk produsen traktor dan kendaraan berat.

Perusahaan-perusahaan Belarus memiliki performa yang sangat bagus sekali dan aktif bekerja di pasar Rusia. “Perusahaan-perusahaan Belarus kami memiliki performa yang sangat bagus sekali dan aktif bekerja di pasar Rusia. Anda juga tertarik untuk membahas potensi di Minsk, seperti perusahaan traktor dan perusahaan mobil Minsk,” ujarnya.

Dampak dan Arah ke Depan

Kerja sama antara Indonesia dan Belarus ini diharapkan dapat memiliki dampak positif bagi kedua negara. Dengan adanya kerja sama ini, Indonesia dapat meningkatkan kemampuan produksinya dan memperkuat kemandirian industrinya. Sementara itu, Belarus dapat meningkatkan ekspor produknya ke Indonesia dan memperluas pengaruhnya di Asia Tenggara.

Kedepannya, kerja sama antara Indonesia dan Belarus diharapkan dapat terus meningkat dan menjadi lebih konkret. Dengan demikian, kedua negara dapat memperoleh manfaat yang lebih besar dari kerja sama ini dan meningkatkan hubungan ekonomi yang lebih kuat.

Jalan panjang yang masih harus ditempuh oleh kedua negara untuk mewujudkan kerja sama ini. Namun, dengan komitmen yang kuat dan kerja sama yang erat, Indonesia dan Belarus dapat mencapai tujuan mereka dan meningkatkan hubungan ekonomi yang lebih baik.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260702165229-92-1376139/presiden-belarus-siap-bikin-usaha-patungan-dan-lokalisasi-pabrik-di-ri, without altering the facts of the original article.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *