Polisi Geledah Cafe de’Clan, TKP Penguntitan Jampidsus yang Hebohkan Publik
Polisi menggeledah Cafe de’Clan Signature di Jalan Cilandak Tengah, Cipete, Jakarta Selatan pada Rabu, 8 Juli 2026. Tempat kejadian perkara penguntitan Jampidsus pada 2024 ini menjadi sorotan publik setelah penggeledahan yang dilakukan oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Kepolisian RI (Kortastipidkor Polri) bersama Direktur Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya). Penggeledahan ini terkait tiga kasus yakni tindak pidana pencucian uang atau TPPU dan suap di perkara PT Asabri; korupsi pasokan batu bara yang menyebabkan blackout di Sumatera; dan kasus PT Krakatau Steel.
Penggeledahan dan Temuan
Dalam penggeledahan tersebut, polisi menemukan sebuah brankas yang berisi emas seberat 74 kilogram. Temuan ini menambah daftar panjang kasus yang melibatkan Cafe de’Clan Signature. Sebelum berubah nama menjadi Cafe de’Clan, dulunya kafe ini bernama Gontran Cherrier. Kafe Prancis ini menjadi lokasi peristiwa penguntitan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah oleh anggota Densus 88 pada 19 Mei 2024 lalu.
Momen Penentu di Balik Penggeledahan
Pada saat itu, Febrie dikabarkan sering makan di sana. Dalam kejadian dugaan penguntitan tersebut, pengawal Febrie dari polisi militer memergoki dan menangkap anggota Densus 88 tersebut. Febrie kemudian menghubungi Kepala Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI saat itu Komisaris Jenderal Wahyu Widada untuk menanyakan alasan dirinya diikuti anggota Densus 88. Namun, Wahyu mengklaim tidak mengetahui soal penugasan tersebut dan meminta anggota Densus 88 tersebut dilepaskan.
Apa Artinya Ini bagi Kasus yang Sedang Berjalan?
Penggeledahan ini menambah kompleksitas kasus yang melibatkan Cafe de’Clan Signature dan orang-orang yang terkait. Polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap keterlibatan Cafe de’Clan Signature dalam kasus-kasus yang sedang berjalan. Kasus ini juga menyoroti hubungan antara aparat penegak hukum dan potensi konflik kepentingan dalam penegakan hukum.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Kedepannya, polisi masih memiliki banyak pekerjaan rumah untuk menyelesaikan kasus-kasus yang terkait dengan Cafe de’Clan Signature. Penyelidikan lebih lanjut masih diperlukan untuk mengungkap semua fakta yang terkait dengan kasus ini. Dengan penemuan brankas berisi emas 74 kilogram, polisi memiliki bukti baru yang dapat digunakan untuk mengembangkan kasus ini lebih lanjut.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://metro.tempo.co/read/2112655/polisi-geledah-cafe-declan-tkp-penguntitan-jampidsus, without altering the facts of the original article.