7 Juli 2026 Hiburan 0 Views

Pigmen Organik Pameran Tunggal Nidiya Kusmaya: Apa yang Terjadi di Balik Acara Ini?

Karya-Karya Seni yang Unik

Pameran “Meramu Sisa” menampilkan berbagai karya seni yang menggunakan pigmen organik dari mineral alam. Setiap karya seni memiliki kisah dan daerah asalnya masing-masing. Nidiya Kusmaya memberikan sebagian petunjuknya pada judul karya. Pada kertas yang dipenuhi warna merah kecoklatan seperti batu bata dengan pembatas garis kuning, disematkan judul “Cigaru Brown Cijiwa Yellow Sukabumi, Jawa Barat”. Pigmen merah kecoklatan itu diperoleh dari tanah sekitar lokasi penambangan emas dekat rumahnya. Ada pun warna kuningnya berasal dari endapan mineral yang terkandung pada air keruh dan berminyak.

Proses Kreatif Nidiya Kusmaya

Nidiya Kusmaya telah menghabiskan 12 tahun untuk meneliti warna alami. Ia mulai tertarik pada pigmen alami saat kuliah kriya tekstil di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada kurun 2009-2012. Dilatari oleh masalah warna pada tekstil yang ikut menyumbang pencemaran lingkungan, Nidiya mencari cara untuk mendapatkan warna baru dari sumber berkelanjutan dan berkualitas untuk tekstil juga bahan lain. Dari eksperimen menggunakan tanaman, diperoleh ekstrak warna dari sayuran, kayu, serta buah-buahan. Percobaannya berlanjut ke bakteri untuk memakan protein dari limbah pangan yang ekskresinya menghasilkan warna.

Mengapa Pameran Ini Penting?

Pameran “Meramu Sisa” penting karena menampilkan karya-karya seni yang unik dan beragam menggunakan pigmen organik dari mineral alam. Nidiya Kusmaya telah menunjukkan kemampuannya sebagai seniman dan saintis dalam menciptakan karya-karya seni yang berbasis riset warna alami. Pameran ini juga menunjukkan bahwa seni dan sains dapat bersatu dalam menciptakan karya-karya yang indah dan bermakna. Dengan menggunakan pigmen organik, Nidiya Kusmaya juga menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan dan keberlanjutan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Pameran “Meramu Sisa” adalah langkah awal bagi Nidiya Kusmaya dalam menunjukkan kemampuannya sebagai seniman dan saintis. Ia masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh dalam mengembangkan karya-karyanya dan menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan dan keberlanjutan. Dengan pameran ini, Nidiya Kusmaya telah menunjukkan bahwa seni dan sains dapat bersatu dalam menciptakan karya-karya yang indah dan bermakna. Ke depannya, kita dapat menantikan karya-karya seni yang lebih inovatif dan berkelanjutan dari Nidiya Kusmaya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://seleb.tempo.co/read/2112211/pertemuan-pigmen-organik-di-pameran-tunggal-nidiya-kusmaya, without altering the facts of the original article.

Tags:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *