Misi Pembalasan Terbesar Raymond/Joaquin di Final Indonesia Open 2026
Modal Positif Jelang Laga Puncak
Meski demikian, Raymond/Joaquin memiliki modal positif jelang laga puncak turnamen BWF World Tour Super 1000 tersebut. Mereka pernah mengalahkan pasangan Malaysia itu pada Australian Open level Super 500 dengan skor 21-15, 21-15. Final Indonesia Open 2026 sekaligus menjadi pertemuan ketiga kedua pasangan. Selain memperebutkan gelar Super 1000, pertandingan itu juga menjadi ajang pembuktian perkembangan Raymond/Joaquin yang tengah menanjak dalam beberapa bulan terakhir.
Momen Penentu di Semifinal
Raymond/Joaquin melangkah ke final setelah mengalahkan senior mereka, Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, dengan skor 21-15, 21-18 pada semifinal. Joaquin mengatakan kemenangan tersebut diraih melalui pertandingan yang tidak mudah. Pada gim kedua, kedua pasangan sempat terlibat persaingan ketat hingga skor imbang 16-16 sebelum Raymond/Joaquin berhasil menjauh.
Apa Artinya Ini bagi Raymond/Joaquin?
Kemenangan atas Sabar/Reza menjadi ujian penting sebelum tampil di partai final. Menurut Raymond, pasangan senior tersebut memiliki kualitas sebagai salah satu ganda terbaik dunia. “Yang pasti dari Indonesia Masters sama-sama di semifinal. Sabar/Reza punya kelas sebagai pemain dunia,” kata Raymond. Selain memburu gelar Super 1000 pertama dalam karier mereka, Raymond/Joaquin juga datang ke final dengan pencapaian lain. Hasil di Indonesia Open memastikan mereka akan menembus peringkat 10 besar dunia pada pekan depan, sesuai target yang telah dipasang sejak awal tahun.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Target kami untuk tahun ini top 10 dan minggu depan resmi. Sekarang ganti lagi target tujuh atau delapan, secepatnya,” ujar Raymond. Menurut Raymond, persiapan menuju Indonesia Open tidak jauh berbeda dibandingkan turnamen lainnya. Namun, mereka menambah porsi latihan untuk meningkatkan kesiapan menghadapi pertandingan-pertandingan besar. “Latihan seperti biasa saja, cuma mungkin lebih banyak tambahan, lebih rutin saja,” kata dia. Joaquin menambahkan program latihan mereka telah disusun secara terstruktur dalam sebulan terakhir. Ia menilai persiapan tersebut membuat mereka mampu tampil lebih konsisten hingga menembus final Super 1000 pertama dalam karier mereka. Pasangan Malaysia, Goh/Izzuddin, memastikan tempat di final setelah mengalahkan pasangan Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, dalam pertarungan tiga gim 21-18, 17-21, 21-16. Dengan demikian, pertandingan final Indonesia Open 2026 akan menjadi ajang pembuktian kekuatan antara Raymond/Joaquin dan Goh/Izzuddin. Siapa yang akan keluar sebagai juara? Kita tunggu saja.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://sport.tempo.co/read/2107235/raymondjoaquin-bawa-misi-pembalasan-di-final-indonesia-open, without altering the facts of the original article.