29 Juni 2026 Olahraga 0 Views

Misi Pembalasan Dendam, Raymond/Joaquin Siap Gempur Lawan di Final Indonesia Open

Perjalanan Menuju Final

Pasangan muda Indonesia itu memiliki modal positif jelang laga puncak turnamen BWF World Tour Super 1000 tersebut. Mereka pernah mengalahkan pasangan Malaysia itu pada Australian Open level Super 500 dengan skor 21-15, 21-15. Final Indonesia Open 2026 sekaligus menjadi pertemuan ketiga kedua pasangan. Selain memperebutkan gelar Super 1000, pertandingan itu juga menjadi ajang pembuktian perkembangan Raymond/Joaquin yang tengah menanjak dalam beberapa bulan terakhir. Raymond/Joaquin melangkah ke final setelah mengalahkan senior mereka, Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, dengan skor 21-15, 21-18 pada semifinal. Joaquin mengatakan kemenangan tersebut diraih melalui pertandingan yang tidak mudah. Pada gim kedua, kedua pasangan sempat terlibat persaingan ketat hingga skor imbang 16-16 sebelum Raymond/Joaquin berhasil menjauh.

Momen Penentu di Semifinal

“Pada gim kedua, poinnya cukup ketat, 16 sama, tapi saya meyakinkan diri saya bahwa ini kesempatan tidak datang dua kali. Puji Tuhan bisa menang,” ujar dia. Raymond menilai kemenangan atas Sabar/Reza menjadi ujian penting sebelum tampil di partai final. Menurut dia, pasangan senior tersebut memiliki kualitas sebagai salah satu ganda terbaik dunia.

Apa Artinya Ini bagi Pasangan Muda Indonesia?

“Target kami untuk tahun ini top 10 dan minggu depan resmi. Sekarang ganti lagi target tujuh atau delapan, secepatnya,” ujar Raymond. Menurut Raymond, persiapan menuju Indonesia Open tidak jauh berbeda dibandingkan turnamen lainnya. Namun, mereka menambah porsi latihan untuk meningkatkan kesiapan menghadapi pertandingan-pertandingan besar. Joaquin menambahkan program latihan mereka telah disusun secara terstruktur dalam sebulan terakhir. Ia menilai persiapan tersebut membuat mereka mampu tampil lebih konsisten hingga menembus final Super 1000 pertama dalam karier mereka. “Kami sudah dijadwalkan sebulan latihan dan sudah terprogram. Apalagi Raymond, dia rajin sekali banyak tambahan. Mungkin kami lebih siap saja di pertandingan terakhir ini,” ujar Joaquin.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski akan tampil pada final Super 1000 pertama, Joaquin mengakui tekanan tetap ada. Namun, ia menegaskan fokus mereka saat ini adalah menghadapi pertandingan final dan memburu gelar Super 1000 pertama dalam karier mereka. Dengan kemenangan ini, Raymond/Joaquin juga memastikan akan menembus peringkat 10 besar dunia pada pekan depan, sesuai target yang telah dipasang sejak awal tahun. Pasangan Malaysia, Goh/Izzuddin, memastikan tempat di final setelah mengalahkan pasangan Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, dalam pertarungan tiga gim 21-18, 17-21, 21-16. Mereka akan menghadapi tantangan besar saat menghadapi Raymond/Joaquin, yang memiliki semangat juang tinggi dan persiapan yang matang. Apakah pasangan muda Indonesia itu dapat membalaskan dendam mereka dan meraih gelar Super 1000 pertama? Kita tunggu saja.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://sport.tempo.co/read/2107235/raymondjoaquin-bawa-misi-pembalasan-di-final-indonesia-open, without altering the facts of the original article.

Tags:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *