8 Juli 2026 Ekonomi 0 Views

Maruarar Yakin KUR Perumahan Bunga 0,5 Persen Bisa Atasi Rentenir

Anggota Komisi XI DPR RI Maruarar Sirait optimis Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan dengan bunga 0,5 persen dapat membantu mengatasi rentenir yang selama ini memberikan pinjaman dengan bunga tinggi. KUR Perumahan ditujukan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor perumahan. “Buat UMKM (kredit) di bawah Rp100 juta tidak perlu jaminan dan bunganya 0,5 persen. Harusnya tidak ada lagi kesempatan rentenir hidup di Indonesia,” ujarnya dalam peluncuran optimalisasi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) di Jakarta, Senin (7/7).

Pemerintah Pastikan Akses Pembiayaan Murah

Pemerintah bersama pemangku kepentingan lain perlu memastikan masyarakat memiliki akses terhadap pembiayaan yang mudah, cepat, murah, dan aman agar tidak lagi bergantung pada pinjaman berbunga tinggi. Maruarar mengatakan rakyatnya jangan sampai tidak ada pilihan. Perbankannya murah, tapi tidak mudah dan cepat, akhirnya ada ruang-ruang kosong yang dimasuki rentenir. “Masa bangsa sebesar ini tidak bisa mengalahkan rentenir?” katanya.

Fasilitas KUR Perumahan

KUR Perumahan merupakan bagian dari upaya pemerintah mendukung Program 3 Juta Rumah. Skema pembiayaan tersebut ditujukan bagi UMKM, baik dari sisi permintaan rumah maupun penyediaan perumahan. Dari sisi permintaan, plafon kredit yang diberikan berkisar Rp10 juta hingga Rp500 juta untuk pembelian, pembangunan, maupun renovasi rumah yang mendukung kegiatan usaha. Sementara dari sisi penyediaan, seperti pengembang perumahan, penyedia jasa konstruksi, dan pedagang bahan bangunan, plafon kredit mencapai Rp500 juta hingga Rp5 miliar.

Mengapa KUR Perumahan Penting?

KUR Perumahan penting karena dapat memperluas akses pembiayaan murah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor perumahan. Dengan bunga yang rendah dan plafon kredit yang besar, UMKM dapat memperoleh pembiayaan yang dibutuhkan untuk mengembangkan usaha mereka. Selain itu, KUR Perumahan juga dapat membantu mengurangi ketergantungan UMKM pada pinjaman berbunga tinggi dari rentenir.

Dampak KUR Perumahan

Dampak KUR Perumahan sangat besar bagi UMKM di sektor perumahan. Dengan adanya KUR Perumahan, UMKM dapat memperoleh pembiayaan yang murah dan mudah, sehingga dapat meningkatkan kemampuan mereka untuk mengembangkan usaha. Selain itu, KUR Perumahan juga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menyediakan akses pembiayaan yang lebih baik.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi mengatakan pihaknya telah mengoptimalkan layanan SLIK untuk mendukung perluasan akses pembiayaan. Menurut dia, mulai 1 Juli 2026, pelaporan data kredit yang telah dilunasi wajib diperbarui maksimal tiga hari kerja dan informasi debitur di SLIK hanya menampilkan tunggakan kredit di atas Rp1 juta.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski KUR Perumahan telah diluncurkan, masih banyak tantangan yang harus dihadapi. Pemerintah dan pemangku kepentingan lain perlu terus berupaya meningkatkan akses pembiayaan yang murah dan mudah bagi UMKM. Selain itu, perlu dilakukan pengawasan yang ketat untuk memastikan bahwa KUR Perumahan dapat berjalan efektif dan efisien.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260707104925-92-1377760/maruarar-yakin-kur-perumahan-bunga-05-persen-bisa-kalahkan-rentenir, without altering the facts of the original article.

Tags:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *