6 Juli 2026 Sepak Bola 0 Views

Folarin Balogun Kena Kartu Merah, Kontroversi Menghantui Piala Dunia 2026

Folarin Balogun, penyerang Timnas Amerika Serikat, mendapat kartu merah saat pertandingan melawan Bosnia-Herzegovina di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Namun, FIFA memutuskan untuk menangguhkan hukuman larangan bermainnya, sehingga Balogun dapat memperkuat timnya saat menghadapi Belgia di babak 16 besar.

Momen Penentu di Menit Akhir

Balogun sebelumnya mendapat kartu merah pada menit ke-64 setelah wasit Raphael Claus mengubah keputusannya usai meninjau tayangan VAR terkait tekel terhadap Tarik Muharemovic. Sesuai aturan, kartu merah otomatis membuat seorang pemain menjalani hukuman larangan bermain satu pertandingan. FIFA pada awalnya juga menyatakan keputusan wasit tidak dapat diajukan banding sehingga Balogun dipastikan absen melawan Belgia.

Namun, sehari sebelum pertandingan babak 16 besar, FIFA mengumumkan perubahan sikap. Dalam pernyataan resminya, FIFA menyebut pelaksanaan hukuman terhadap Balogun ditangguhkan berdasarkan Pasal 27 Kode Disiplin FIFA. “Berdasarkan penerapan Pasal 27 Kode Disiplin FIFA, pelaksanaan hukuman larangan bermain otomatis terhadap pemain Amerika Serikat Folarin Balogun ditangguhkan untuk masa percobaan selama satu tahun,” demikian bunyi pernyataan FIFA.

Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Keputusan FIFA menangguhkan hukuman Balogun memicu protes keras dari Belgia. Pelatih Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, menyambut baik keputusan FIFA. Menurut dia, timnya sudah menerima hukuman yang cukup karena harus bermain dengan 10 orang selama sekitar 35 menit saat menghadapi Bosnia-Herzegovina.

“Reaksi saya sama seperti semua orang yang benar-benar mencintai sepak bola dan percaya pada etika serta integritas. Saya rasa kita semua menyambut baik keputusan itu. Kami sudah cukup dihukum saat melawan Bosnia-Herzegovina karena harus bermain dengan 10 orang selama 35 menit akibat keputusan yang benar-benar tidak adil,” kata Pochettino.

Mengapa Keputusan Ini Penting?

Keputusan FIFA menangguhkan hukuman Balogun tidak hanya berdampak pada timnas Amerika Serikat, tetapi juga pada kompetisi Piala Dunia 2026 secara keseluruhan. Pasalnya, keputusan ini dapat mempengaruhi hasil pertandingan dan perjalanan tim-tim peserta kompetisi.

Selain itu, keputusan ini juga menimbulkan pertanyaan tentang integritas kompetisi dan apakah ada campur tangan pihak luar dalam pengambilan keputusan. Presiden Amerika Serikat Donald Trump diduga menghubungi Presiden FIFA Gianni Infantino untuk meninjau kembali kartu merah Balogun.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Keputusan FIFA menangguhkan hukuman Balogun dapat menjadi titik balik bagi timnas Amerika Serikat dalam kompetisi Piala Dunia 2026. Namun, timnas Amerika Serikat masih harus menempuh jalan panjang untuk mencapai tujuan mereka.

Dengan keputusan ini, timnas Amerika Serikat diharapkan dapat mempertahankan performa mereka dan mencapai hasil yang baik dalam kompetisi. Namun, perlu diingat bahwa kompetisi Piala Dunia 2026 masih memiliki banyak kejutan dan tantangan yang harus dihadapi.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://bola.tempo.co/read/2112053/kontroversi-kartu-merah-folarin-balogun-di-piala-dunia-2026, without altering the facts of the original article.

Tags:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *