7 Juli 2026 Sepak Bola 0 Views

Folarin Balogun Kena Kartu Merah, Amerika Serikat Krisis Pemain di Piala Dunia 2026

Folarin Balogun, penyerang Timnas Amerika Serikat, secara mengejutkan tidak mendapat hukuman larangan bermain setelah mendapat kartu merah saat melawan Bosnia-Herzegovina di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Keputusan ini memicu protes keras dari Belgia, yang akan menjadi lawan Amerika Serikat di babak 16 besar. Balogun sebelumnya mencetak gol pembuka pada menit ke-45, tetapi diusir keluar lapangan pada menit ke-64 setelah wasit Raphael Claus mengubah keputusannya usai meninjau tayangan VAR terkait tekel terhadap Tarik Muharemovic.

Kartu Merah yang Kontroversial

Balogun mendapat kartu merah pada pertandingan melawan Bosnia-Herzegovina, yang berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk Amerika Serikat. Insiden tersebut terjadi pada menit ke-64, ketika Balogun melakukan tekel terhadap Tarik Muharemovic. Wasit awalnya tidak memberikan kartu merah, tetapi setelah meninjau tayangan VAR, keputusan tersebut diubah. Kartu merah otomatis membuat seorang pemain menjalani hukuman larangan bermain satu pertandingan.

Intervensi Presiden Amerika Serikat?

Namun, sehari sebelum pertandingan babak 16 besar, FIFA mengumumkan perubahan sikap. Dalam pernyataan resminya, FIFA menyebut pelaksanaan hukuman terhadap Balogun ditangguhkan berdasarkan Pasal 27 Kode Disiplin FIFA. “Berdasarkan penerapan Pasal 27 Kode Disiplin FIFA, pelaksanaan hukuman larangan bermain otomatis terhadap pemain Amerika Serikat Folarin Balogun ditangguhkan untuk masa percobaan selama satu tahun,” demikian bunyi pernyataan FIFA. Laporan ABC menyebutkan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menghubungi Presiden FIFA Gianni Infantino usai kemenangan Amerika Serikat atas Bosnia-Herzegovina. Pada momen itu, Trump disebut meminta FIFA meninjau kembali kartu merah Balogun.

Mengapa dan Dampak

Keputusan FIFA menangguhkan hukuman larangan bermain Balogun tentu memiliki dampak besar bagi timnas Amerika Serikat. Pelatih Mauricio Pochettino menyambut baik keputusan tersebut dan menyatakan bahwa timnya sudah menerima hukuman yang cukup karena harus bermain dengan 10 orang selama sekitar 35 menit saat menghadapi Bosnia-Herzegovina. “Reaksi saya sama seperti semua orang yang benar-benar mencintai sepak bola dan percaya pada etika serta integritas. Saya rasa kita semua menyambut baik keputusan itu,” kata Pochettino. Namun, keputusan ini juga memicu protes keras dari Belgia, yang merasa bahwa keputusan tersebut tidak adil.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dengan keputusan ini, Amerika Serikat akan tetap memiliki peluang besar untuk melaju ke babak selanjutnya. Namun, perjalanan mereka masih panjang dan tidak akan mudah. Mereka harus menghadapi lawan-lawan tangguh dan memastikan bahwa performa mereka tetap konsisten. Bagi Balogun, ini adalah kesempatan besar untuk membuktikan dirinya dan membantu timnas Amerika Serikat mencapai target mereka di Piala Dunia 2026.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://bola.tempo.co/read/2112053/kontroversi-kartu-merah-folarin-balogun-di-piala-dunia-2026, without altering the facts of the original article.

Tags:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *