2 Juli 2026 Bisnis 0 Views

BSI Berambisi Penuhi Free Float Saham Sebelum 2030, Apa Strateginya?

PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. atau BSI menargetkan memenuhi batas minimum free float saham menjadi 15 persen sebelum 2030. Target ini merupakan bagian dari upaya BSI untuk meningkatkan likuiditas saham dan memenuhi ketentuan Bursa Efek Indonesia (BEI). Free float saham adalah jumlah saham yang tersedia untuk diperdagangkan di pasar saham, dan peningkatan free float diharapkan dapat meningkatkan daya tarik investor.

Strategi BSI untuk Meningkatkan Free Float Saham

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, mengungkapkan bahwa perusahaan memiliki sejumlah aksi korporasi untuk mengejar kenaikan batas minimum kepemilikan saham publik. BSI akan berkoordinasi dengan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), selaku pemegang saham terbesar BSI, untuk menentukan aksi korporasi yang tepat. Beberapa opsi yang sedang dibahas termasuk penambahan saham publik dan perubahan struktur kepemilikan.

Anggoro menambahkan bahwa BSI sudah membahas sejumlah opsi mencapai target free float bersama Danantara. Namun, selaku pemegang saham terbesar BSI, Danantara menjadi pihak yang berwenang menentukan aksi korporasi. Sementara BSI, kata Anggoro, akan berperan sebagai eksekutor.

Mengapa Free Float Saham Penting?

Perubahan batas minimal free float saham ditetapkan PT Bursa Efek Indonesia setelah menetapkan perubahan Peraturan Bursa Nomor I-A tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat. BEI juga melakukan penyesuaian definisi saham free float, menaikkan batas minimum free float, serta mengubah persyaratan saham free float untuk pencatatan awal menjadi berbasis kapitalisasi pasar.

Menurut Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, perubahan ini telah dilakukan melalui proses Rule Making Rule dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan. Persyaratan free float yang baru dibagi menjadi kategori 15 persen, 20 persen, dan 25 persen dari jumlah saham yang akan dicatatkan.

Dampak bagi BSI dan Investor

Peningkatan free float saham diharapkan dapat meningkatkan likuiditas saham BSI dan membuatnya lebih menarik bagi investor. Dengan demikian, BSI dapat meningkatkan kapitalisasi pasar dan memperkuat posisinya di pasar saham. Selain itu, peningkatan free float saham juga dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas perusahaan.

Namun, Anggoro enggan berbicara panjang lebar soal peluang aksi korporasi yang akan dilakukan karena masih dalam proses pembahasan. “Kalau kami terlalu dini cerita juga, kan kita tahu saham pasti banyak hal yang harus kita jaga,” kata dia.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

BSI masih memiliki waktu hingga 2030 untuk memenuhi target free float saham sebesar 15 persen. Dengan koordinasi yang baik dengan Danantara dan pelaksanaan aksi korporasi yang tepat, BSI diharapkan dapat mencapai target tersebut. Peningkatan free float saham akan menjadi langkah penting dalam meningkatkan likuiditas saham dan memperkuat posisi BSI di pasar saham.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://bisnis.tempo.co/read/2111428/bsi-targetkan-bisa-penuhi-free-float-saham-sebelum-2030, without altering the facts of the original article.

Tags:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *