7 Juli 2026 Hiburan 0 Views

Penutupan Spektakuler Gedebage International Jazz Festival 2026: Kau Datang dan Melayang Menghentak Panggung

Gedebage International Jazz Festival 2026 resmi ditutup dengan penampilan spektakuler di Sawarga Courtyard pada Ahad (28/06) lalu. Penonton disuguhi rangkaian pertunjukan gratis yang menghadirkan berbagai musisi jazz lokal dan internasional, membawakan karya-karya orisinil maupun komposisi musisi lainnya.

Momen Penentu di Malam Penutupan

Penampilan Trio B.A.E yang terdiri dari Andre Dinuth, Barry Likumahuwa, dan Echa Soemantri menjadi pembuka panggung, dengan penampilan spesial dari saksofonis Jepang Takahiro Miyazaki. Mereka membawakan karya-karya seperti Beyond Anything Else, Remembering You, Beats and Effects, Human Nature, Sweet Tooth, hingga kolaborasi Budokan at Ende yang ditutup dengan penampilan meriah lewat Chameleon.

Energi penonton semakin meningkat ketika grup legendaris Krakatau naik panggung, membawakan perjalanan lintas era lewat Passport, Miles, Kemelut, Kau Datang, Haiti, La Samba Primadona, hingga Seputar Kita. Banyak penonton yang tampak ikut bernyanyi, membuktikan bahwa karya-karya mereka tetap relevan lintas generasi.

Emosi Penonton Terpukul dengan Penampilan Erwin Gutawa

Erwin Gutawa Tribute to January Christy bersama Rahmania Astrini dan Rafi Sudirman menjadi salah satu momen paling emosional malam itu. Mempersembahkan sejumlah lagu seperti Kepastian dan Aku Ini Punya Siapa, Erwin juga berbagi cerita tentang hubungan kreatif bersama January Christy serta kisah pertemuan dengan James F. Sundah yang menciptakan karya Tuhan Ada di Mana-Mana.

Warni-Warni Penampilan Internasional

Malam kemudian bergerak ke warna yang berbeda saat trio asal Hungaria, Jazzbois, tampil membawa pendekatan yang memadukan jazz, hip-hop, groove, dan elektronik. Formasi Bencze Molnár (keyboard/Rhodes/synth), Viktor Sági (bass/gitar), dan Tamás Czirják (drum) memberi warna internasional yang semakin memperkuat identitas baru festival ini.

Di panggung lain, Tiup-Tiup All Stars yang terdiri dari Damez Nababan, ⁠Filemon Alfian (Tenor Sax), ⁠Tommy Pratomo, ⁠Glendys Monica, ⁠Maurinas, Hairul Umam, Nissi Wardoyo (Alto Sax), ⁠Baruch J (Sopran Sax), ⁠Harley Max (Trumpet), ⁠Party Faoth (Trombone) dan dukungan Rhythm Section bersama Dava Giustizia (keys), Kelvin Andreas (drum) dan Kristian Witanto (bass) menghadirkan suasana yang lebih cair.

Penutup Spektakuler dengan Maliq & D’Essentials

Malam ditutup oleh Maliq & D’Essentials dengan ribuan penonton bernyanyi bersama, mengakhiri Gedebage International Jazz Festival 2026 dengan kesan yang tak terlupakan.

Apa Artinya Ini bagi Gedebage International Jazz Festival?

Dengan tema “Jazz, People and Harmony”, festival ini telah mempertemukan musik, komunitas, dan ruang publik dalam satu pengalaman yang terasa akrab. Melalui rangkaian pertunjukan gratis dan area Music Market yang memungkinkan pelaku industri musik untuk bertemu, berkonsultasi, dan berinteraksi, Gedebage International Jazz Festival 2026 telah menunjukkan dampak yang signifikan dalam mempromosikan jazz dan memperkuat komunitas musik di Indonesia.

Kau Datang dan Melayang Menghentak Panggung menjadi penutup yang sempurna untuk festival ini, meninggalkan kesan mendalam bagi penonton dan para musisi yang terlibat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://wartajazz.com/news/2026/07/01/kau-datang-dan-melayang-hiasi-hari-terakhir-gedebage-international-jazz-festival-2026/, without altering the facts of the original article.

Tags:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *