1 Tahun SBOAK: Kolaborasi Kuat yang Mengubah Wajah Kota
Kolaborasi Kuat yang Mengubah Wajah Kota
Pemerintah Kota Kupang merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Sunday Market Buat Orang Kupang (Saboak) di Taman Nostalgia, Minggu (21/6). Saboak telah berkembang menjadi ruang ekonomi, kreativitas, dan perjumpaan masyarakat Kota Kupang. Dalam acara tersebut, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menjaga keberlangsungan Saboak. Saboak merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Kupang dengan berbagai pihak, termasuk Bank Mandiri, Taspen, dan para sponsor lainnya. Program ini lahir dari diskusi antara Wali Kota Kupang dan Wakil Wali Kota Kupang untuk menghidupkan Taman Nostalgia agar tidak sekadar menjadi ruang terbuka hijau, tetapi menjadi ruang publik yang memiliki “nyawa” bagi masyarakat.
Apa yang Terjadi di Saboak?
Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang menjelaskan bahwa ide menghadirkan Saboak lahir dari diskusi bersama Wakil Wali Kota Kupang. Saat dilantik pada Februari 2025, kondisi anggaran daerah telah ditetapkan sehingga ruang fiskal untuk menghadirkan program baru sangat terbatas. Namun, keterbatasan tersebut tidak menyurutkan semangat Pemerintah Kota Kupang untuk menghadirkan inovasi bagi masyarakat. Pemerintah Kota Kupang melakukan efisiensi dengan tidak membeli mobil dinas baru dan memanfaatkan anggaran yang ada untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak. Dari kolaborasi itulah Saboak bisa lahir dan berkembang menjadi ruang ekonomi, kreativitas, dan perjumpaan masyarakat Kota Kupang. Hingga saat ini, total perputaran ekonomi di Saboak tercatat mencapai sekitar Rp6,3 miliar dengan rata-rata transaksi sekitar Rp80 juta setiap pekan.
Mengapa Saboak Penting dan Dampaknya?
Keberhasilan Saboak membuktikan bahwa program tidak selalu bergantung pada besarnya anggaran, melainkan pada kekuatan kolaborasi semua pihak. Berbagai keraguan di awal pelaksanaan kini terjawab dengan antusiasme masyarakat yang terus meningkat. Saboak menjadi contoh bahwa dengan kolaborasi yang kuat, program-program inovatif dapat lahir dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Wali Kota Kupang juga menilai perayaan satu tahun Saboak bukan sekadar hari jadi, tetapi perayaan keberhasilan kolaborasi. Ia mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak takut menyampaikan ide-ide kreatif. “Lebih baik memulai daripada menunggu semuanya sempurna. Better start than wait perfect. Mulai saja dulu, jalankan, lalu jika ada hambatan kita cari solusi bersama,” pesannya.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Pemerintah Kota Kupang tengah mengkaji penambahan hari pelaksanaan Saboak menjadi tiga hari, yakni Jumat, Sabtu, dan Minggu. Selain itu, pemerintah juga berencana menambah lapak, memperkuat pengamanan melalui penambahan personel Satpol PP, membangun pos Satpol PP, serta meningkatkan fasilitas penerangan dan sarana pendukung lainnya di kawasan Taman Nostalgia. Wali Kota Kupang turut mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan dan fasilitas Saboak. Menurutnya, keberlanjutan program sangat bergantung pada rasa memiliki dan partisipasi aktif dari masyarakat. Dengan terus meningkatkan kualitas dan kuantitas program, Saboak diharapkan dapat menjadi contoh bagi kota-kota lain dalam membangun ruang ekonomi dan kreativitas yang berbasis pada kolaborasi dan partisipasi masyarakat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://mediaindonesia.com/nusantara/909067/1-tahun-saboak-bukti-nyata-kekuatan-kolaborasi-dan-kini-menjadi-ikon-kota, without altering the facts of the original article.