8 Juli 2026 Internasional 0 Views

Anak Pemimpin Tertinggi Iran Dilarang Hadiri Pemakaman Ayahnya, Apa Alasannya?

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, akan dimakamkan pada 9 Juli di Mashhad, namun anak laki-lakinya, Mojtaba Khamenei, dilarang menghadiri pemakaman ayahnya. Larangan ini diberikan oleh pejabat keamanan Iran karena khawatir Israel akan membunuh Mojtaba atau melacaknya hingga ke tempat persembunyiannya.

Momen Penentu di Balik Larangan

Menurut laporan The New York Times, Mojtaba Khamenei berupaya menghadiri pemakaman ayahnya dan memimpin upacara pemakaman. Namun, permintaannya ditolak oleh otoritas Iran. Pejabat keamanan Iran khawatir bahwa jika Mojtaba hadir, Israel akan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melakukan serangan.

Mojtaba Khamenei tidak terlihat di depan umum sejak ia terluka dalam serangan awal kampanye pengeboman AS-Israel di Iran pada 28 Februari. Serangan tersebut juga mengakibatkan kematian ayah, istri, dan putranya. Sejak itu, Mojtaba tidak hadir dalam acara peringatan untuk mendiang istrinya di Teheran pada Rabu.

Apa Artinya Ini bagi Iran?

Ketidakhadiran Mojtaba Khamenei yang berkepanjangan dari sorotan publik telah memicu kekhawatiran mengenai kelangsungan kekuasaannya. Empat pejabat senior Iran menyatakan bahwa ketidakhadiran Mojtaba telah menimbulkan pertanyaan tentang siapa yang akan menjadi pemimpin tertinggi Iran selanjutnya.

Mojtaba Khamenei dianggap sebagai salah satu kandidat kuat untuk menjadi pemimpin tertinggi Iran. Namun, kelompok konservatif garis keras Iran bersumpah untuk menolak diplomasi dengan AS sampai Mojtaba muncul di depan umum atau merilis rekaman suara.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei akan menjadi momen penting bagi Iran, tidak hanya karena kehilangan pemimpin tertingginya, tetapi juga karena masa depan negara tersebut. Dengan ketidakhadiran Mojtaba Khamenei, Iran harus menghadapi tantangan dalam menentukan pemimpin baru dan melanjutkan diplomasi dengan negara-negara lain.

Dalam beberapa tahun terakhir, Iran telah mengalami perubahan signifikan dalam politik dan ekonominya. Kini, negara tersebut harus menghadapi tantangan baru dalam menentukan arah masa depannya. Apakah Mojtaba Khamenei akan muncul kembali di depan umum dan memainkan peran penting dalam politik Iran? Hanya waktu yang akan menjawab.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://dunia.tempo.co/read/2111954/mojtaba-khamenei-dilarang-hadiri-pemakaman-ayahnya-kenapa, without altering the facts of the original article.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *