7 Juli 2026 Internasional 0 Views

Festival ‘Lari Banteng’ Spanyol Dibuka di Pamplona, Banyak Pengunjung Terluka

Lebih dari 12.000 orang berkumpul di pusat kota Pamplona, Spanyol utara, pada Senin, untuk merayakan dimulainya Festival San Fermin, yang terkenal dengan tradisi “Lari Banteng”. Festival ini dibuka dengan tradisi “Chupinazo”, yaitu roket kecil yang ditembakkan dari balkon balai kota ke alun-alun yang padat. Para peserta merayakan dengan menuangkan anggur dan jus anggur ke atas satu sama lain, sambil mengibarkan syal merah, bernyanyi dan menari, serta berteriak “San Fermin, San Fermin, San Fermin”.

Apa yang Terjadi

Festival San Fermin telah dimulai dengan tradisi “Lari Banteng” yang menjadi acara utama. Setiap hari hingga 14 Juli, banteng seberat 600 kilogram akan dilepaskan melalui jalan-jalan sempit di Kawasan Tua menuju gelanggang dengan ratusan orang di depannya. Puluhan orang terluka setiap tahun, dan ada 16 korban jiwa sejak 1924. Di malam hari, beberapa banteng yang sama yang berlari melalui jalan-jalan akan dibunuh dalam pertarungan banteng. Acara festival lainnya termasuk konser dan parade.

Mengapa dan Dampak

Festival San Fermin memiliki sejarah yang panjang dan merupakan bagian dari budaya Spanyol. Namun, tradisi “Lari Banteng” juga menuai kontroversi karena risiko cedera dan kematian yang tinggi. Aktivis hak-hak hewan juga melakukan protes terhadap acara ini, dengan beberapa orang mengenakan tanduk banteng dan ditutupi dengan cat merah. Novel karya penulis Amerika Ernest Hemingway, “The Sun Also Rises”, yang berusia 100 tahun tahun ini, juga ikut mempopulerkan tradisi “Lari Banteng” di seluruh dunia.

Apa Artinya Ini bagi Pamplona dan Dunia?

Festival San Fermin tidak hanya menjadi ajang perayaan budaya lokal, tetapi juga menarik pengunjung dari seluruh dunia. Dengan lebih dari 12.000 orang yang hadir pada hari pertama, festival ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan pariwisata bagi kota Pamplona. Namun, perlu diingat bahwa tradisi “Lari Banteng” juga memiliki dampak negatif, seperti cedera dan kematian, yang perlu dipertimbangkan.

Keseluruhan, Festival San Fermin merupakan acara yang kompleks dan memiliki berbagai aspek, baik dari segi budaya, pariwisata, maupun kontroversi. Dengan demikian, perlu dilakukan evaluasi dan perencanaan yang matang untuk memastikan bahwa festival ini dapat berjalan dengan aman dan berkelanjutan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://en.tempo.co/read/2112235/spains-running-of-the-bulls-festival-opens-in-pamplona, without altering the facts of the original article.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *