3 Juli 2026 Daerah 0 Views

Strategi Unik Mitigasi Bencana dari Pemkot Bontang: Tanam Pohon dan Puasa

Pemerintah Kota Bontang, Kalimantan Timur, menerapkan strategi unik dalam upaya mitigasi bencana dan pelestarian lingkungan. Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengungkapkan bahwa setiap pegawai yang naik pangkat, ASN yang baru diterima, serta PPPK wajib menanam minimal satu pohon yang harus tumbuh. Bahkan, pasangan yang baru menikah juga diwajibkan menanam pohon.

Strategi Mitigasi Bencana

Pemkot Bontang melakukan berbagai upaya untuk mengurangi risiko bencana dan meningkatkan kesadaran lingkungan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan meluncurkan program “Tanam Pohon” yang mewajibkan setiap pegawai, ASN, dan PPPK menanam minimal satu pohon. Program ini bertujuan untuk menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Bontang. Selain itu, masyarakat juga diajak berpuasa setiap Senin dan Kamis untuk mengurangi sampah.

Gerakan Lingkungan Hidup

Pemkot Bontang juga meluncurkan Gerakan Sampahku Itu Tanggung Jawabku atau GESIT, yang mengajak 191 ribu jiwa penduduk kota peduli terhadap pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing. Targetnya, menjadi terbersih di Indonesia. “Minimal mengurangi penggunaan wadah makanan dan minuman sekali pakai. Kita mulai dari diri kita sendiri,” ujar Neni.

Mengapa Strategi Ini Penting?

Strategi ini penting karena Kota Bontang merupakan kota industri dan maritim yang rentan terhadap bencana lingkungan. Dengan meningkatkan kesadaran lingkungan dan mengurangi sampah, Pemkot Bontang berharap dapat mengurangi risiko bencana dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. “Kalau di Bontang, setiap pegawai yang naik pangkat, ASN yang baru diterima, serta PPPK wajib menanam minimal satu pohon, harus tumbuh. Pasangan yang baru menikah juga harus menanam pohon,” kata Neni.

Dampak dan Arah ke Depan

Pada akhir Februari 2026, Kota Bontang menerima penghargaan peringkat kelima menuju kota bersih di tingkat nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Penghargaan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan. Ke depan, Pemkot Bontang akan terus meningkatkan upaya mitigasi bencana dan pelestarian lingkungan, termasuk dengan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.

Pemkot Bontang telah menunjukkan komitmennya dalam upaya mitigasi bencana dan pelestarian lingkungan. Dengan strategi unik seperti menanam pohon dan puasa, Pemkot Bontang berharap dapat menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia. Jalan panjang yang masih harus ditempuh, namun dengan komitmen dan kesadaran masyarakat, Kota Bontang dapat menjadi kota yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://nasional.tempo.co/read/2111637/strategi-mitigasi-bencana-unik-ala-pemkot-bontang-tanam-pohon-dan-puasa, without altering the facts of the original article.

Tags:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *