3 Juli 2026 Internasional 0 Views

Belarus Buka Kran Impor Baru, Siap Pasok Daging dan Susu ke Indonesia

Belarus membuka peluang baru untuk meningkatkan hubungan dagang dengan Indonesia, khususnya di sektor pangan. Presiden Belarus, Alexander Lukashenko, menyatakan negaranya siap memasok daging dan susu ke Indonesia. Hal ini disampaikan usai pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7).

Kunjungan Presiden Belarus ke Indonesia

Presiden Lukashenko melakukan kunjungan ke Indonesia dengan tujuan meningkatkan nilai perdagangan bilateral yang selama ini masih relatif kecil. Menurutnya, kedua negara tak hanya dapat memperluas perdagangan komoditas, tetapi juga mengembangkan kerja sama yang lebih erat melalui pertukaran teknologi. Ia menilai hubungan dagang Indonesia dan Belarus seharusnya berkembang seiring meningkatnya kebutuhan kedua negara terhadap berbagai produk strategis.

Lukashenko mengatakan perdagangan antara Indonesia dan Belarus masih memiliki ruang besar untuk ditingkatkan. “Sebagai negara besar seperti Indonesia, kami juga memiliki sesuatu yang Anda perlukan. Tidak hanya barang-barang yang diproduksi oleh kami yang Anda perlukan, tetapi hubungan perdagangan ini memang sangat diperlukan oleh kedua belah pihak,” ujarnya.

Tawaran Ekspor Susu dan Daging

Belarus menyatakan siap memasok daging dan susu ke Indonesia, serta memperluas kerja sama di sektor pertanian melalui peningkatan pasokan pupuk, alat dan mesin pertanian, serta teknologi pertanian. Lukashenko juga mengatakan negaranya siap membangun perusahaan patungan (joint venture), melakukan lokalisasi pabrik di Indonesia, hingga melatih tenaga kerja Indonesia di bidang teknik.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan Belarus juga meminta Indonesia memasok sekitar 14 ribu ton minyak sawit mentah (CPO) dan 120 ribu ton kakao per tahun. Selain perdagangan komoditas, kedua negara juga menjajaki kolaborasi di bidang mekanisasi pertanian dan transfer teknologi.

Apa Artinya Ini bagi Indonesia?

Peningkatan hubungan dagang dengan Belarus dapat membantu meningkatkan ketersediaan pangan di Indonesia, terutama daging dan susu. Selain itu, kerja sama di sektor pertanian dapat membantu meningkatkan produktivitas dan kualitas pertanian di Indonesia. Dengan demikian, Indonesia dapat memperoleh manfaat dari peningkatan hubungan dagang dengan Belarus.

Selain itu, perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia (EAEU) yang direncanakan pada akhir 2025 dapat membuka peluang baru bagi Indonesia untuk meningkatkan perdagangan dengan negara-negara anggota EAEU, termasuk Belarus.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

M尽管 telah ada komitmen untuk meningkatkan hubungan dagang, namun masih banyak tantangan yang harus dihadapi. Indonesia dan Belarus masih perlu melakukan negosiasi dan diskusi lebih lanjut untuk mencapai kesepakatan yang konkret. Selain itu, perlu dilakukan juga peningkatan infrastruktur dan kualitas sumber daya manusia untuk mendukung peningkatan perdagangan.

Dengan demikian, peningkatan hubungan dagang dengan Belarus dapat menjadi peluang baru bagi Indonesia untuk meningkatkan ketersediaan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian. Namun, masih banyak tantangan yang harus dihadapi dan jalan panjang yang masih harus ditempuh.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260702184935-92-1376203/buka-kran-impor-baru-belarus-siap-pasok-daging-dan-susu-ke-indonesia, without altering the facts of the original article.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *