Dosen ITB Ingatkan Pemilik Mesin Diesel soal B50
Mengenal B50 dan Kesiapannya
Pemerintah telah membuat syarat yang harus dipenuhi agar B50 tidak merugikan konsumen. Syarat standar dan mutu atau spesifikasi bahan bakar biodiesel murni atau B100 untuk campuran 50 persen (B50) terdapat pada bagian lampiran Keputusan Menteri Energi Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 257.K/EK.01/MEM.E/2026 tentang Kewajiban Pencampuran Bahan Bakar Nabati Jenis Biodiesel dengan Bahan Bakar Minyak berupa Minyak Solar sebesar 50 persen. Dari 24 parameter spesifikasi, ada tiga yang dinilai penting karena berpengaruh terhadap kinerja dan keamanan mesin diesel.
Tiga Fakta yang Bikin Laga Ini Berbeda
Tiga parameter penting tersebut terkait oksidasi, kadar air, dan monogliserida, karena akan mempengaruhi kualitas bahan bakar. Kestabilan oksidasi disyaratkan harus bertahan minimal selama 900 menit. Sementara kadar air yang pada B40 dipatok 320 ppm, untuk B50 diperketat spesifikasinya dengan angka maksimal 300 ppm (part per million). Adapun monogliseda B50 maksimal 0,47 persen-massa.
Apa Artinya Ini bagi Pemilik Mesin Diesel?
B50 memiliki sifat hidroskopik, yaitu menyerap molekul air dari lingkungan sekitar, seperti dari kelembapan udara. Kondisi itu bisa membuat kadar air naik pada B50. “Itu yang harus dicegah dengan cara spesifikasinya waktu produksi biodiesel dan solar dibuat agar kadar airnya rendah,” ujarnya. Selain itu, waktu atau lama penyimpanan biodiesel juga harus diperhatikan, yaitu tidak boleh lebih dari tiga bulan, misalnya di daerah pertambangan atau perkebunan yang harus menyimpan banyak stok B50.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Pemilik mesin diesel harus beradaptasi dengan B50 yang akan diterapkan pemerintah. “Biodiesel cocok untuk kendaraan seperti bus, truk, alat mesin pertanian, generator,” ujar Soni Solistia Wirawan, profesor riset bidang energi baru terbarukan Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN). Adapun untuk mobil pribadi bisa memakai minyak solar nonsubsidi yang punya angka setana minimal 51. Dengan demikian, penerapan B50 diharapkan dapat meningkatkan kualitas bahan bakar dan mengurangi dampak lingkungan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://tekno.tempo.co/read/2111035/dosen-itb-pemilik-mesin-diesel-harus-beradaptasi-dengan-b50, without altering the facts of the original article.